Peristiwa dari Kelahiran Nabi Muhammad Hingga Wafatnya

Peristiwa dari Kelahiran Nabi Muhammad Hingga Wafatnya - Sudah kita ketahui dan kita yakini sebagai umat beragam Islam, bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan Nabi terakhir. Setelah kelahiran Nabi Muhammad, ada banyak peristiwa yang terjadi. Peristiwa-peristiwa itu menjadi bagian dari sejarah Islam yang dipelajari hingga sekarang.
Peristiwa dari Kelahiran Nabi Muhammad Hingga Wafatnya
Apa saja peristiwa dari kelahiran hingga wafatnya nabi para umat muslim ini? Bacalah pembahasannya pada artikel berikut ini.

Profil Singkat Nabi Muhammad SAW


Sebelum membahas berbagai peristiwa pada zaman Nabi Muhammad SAW lebih baik kenali lebih dahulu profil nabi terakhir ini. Mungkin ada di antara Anda yang sudah tahu, ada juga yang lupa atau kurang mengenali beliau. Ini dia sedikit ulasan mengenai Nabi Muhammad SAW.

Nama lengkapnya adalah Muhammad bin Abdullah yang dilahirkan di Mekah pada tanggal 12 rabiul awal tahun gajah. Ayahnya bernama Abdullah yang harus meninggal dunia sebelum beliau lahir. Oleh karena sudah tidak memiliki ayah, saat usianya 6-8 tahun dia dibesarkan oleh kakeknya bernama Abdul Muthalib. Setelah itu dibesarkan oleh pamannya yang bernama Abu Thalib.

Nabi Muhammad SAW diberi gelar Al Amin yang artinya dapat dipercaya karena dia adalah orang yang jujur. Saat usianya 13 tahun sudah mulai berbisnis ke Siam untuk menemani pamannya yang seorang pedagang. Saat usianya 25 tahun beliau menikahi wanita yang lebih tua darinya bernama Siti Khadijah binti Khuwailid.

Saat usianya masih muda beliau pernah mendamaikan sebuah pertikaian antar kabilah. Kemudian menerima wahyu serta diangkat menjadi Rasulullah ketika usianya 40 tahun. Selama tiga tahun dia melakukan dakwah secara sembunyi-sembunyi di Mekah, kemudian berdakwah secara terbuka selama 10 tahun.

Meski begitu dakwahnya dulu ditentang oleh kaum Quraisy (kaumnya sendiri)

Setelah selama 13 tahun beliau menghabiskan waktu untuk berdakwah di Mekah, beliau hijrah ke Madinah. Setelah Nabi Muhammad SAW melakukan haji wada pada 10 Hijriah, kesehatannya sudah mulai menurun. Hingga akhirnya beliau meninggal pada tahun 12 Hijriah, hari Senin bulan Rabiul Awal atau dalam tahun Masehi tanggal 6 Juni 632 Masehi.

Pendapat Tentang Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW


Walau sudah diketahui kapan tanggal lahir dan tanggal wafatnya Nabi Muhammad SAW, namun ada beberapa perbedaan pendapat dari para ahli sejarah Nabi Muhammad SAW. Namun sudah pasti bahwa beliau lahir serta meninggalnya pada bulan Rabiul Awal.

Beberapa perbedaan mengenai hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dan hari wafatnya akan dibahas di bawah ini.

Para ahli sejarah nabi-nabi menyepakati bahwa Nabi Muhammad SAW lahir di Mekah bulan Rabiul awal, tepatnya hari Senin. Dalam kalender Masehi pada tanggal 26 April 570 atau 571 M. Akan tetapi ahli sejarah lainnya berbeda pendapat mengenai tanggal Arabnya. Antara lain sebagai berikut.
  • Menurut Ibnu Abdil Barr, Ibnu Khaldun, Abul-Hasan ‘Ali ibn Muhammad al- Mawardi, Dr hameedullah, Ibnu Ishaq, Ibnu Hisham, dan Tabari pada tanggal 12 Rabiul Awal.
  • Menurut Amiruddin pada tanggal 5 Rabiul Awal.
  • Menurut Ibnu Hazm, Ibnul Qayyim, Ibnu Dihya, dan Az Zuhri tanggal 8 Rabiul Awal.
  • Menurut Mubarakpuri , Muhammad Suleman Mansurpuri, Moeen ud din Ahmed Nadvi, Abul Kalam Azad, Mahmud Pasha Falaki, Shibli Nomani, dan Akbar Shah Najeeb Abadi pada tanggal 9 Rabiul Awal.
  • Dan masih banyak pendapat lainnya. Namun mayoritas mengatakan bahwa Muhammad lahir 13 Rabiul Awal tepat 50 hari setelah adanya penyerangan pasukan Gajah yang berasal dari Yaman.

Pendapat Tentang Hari Wafatnya Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW meninggal dunia tahun 23 Hijriah, tepatnya hari Senin Rabiul Awal. Dalam kalender Masehi adalah tanggal 6 Juni 632 Masehi. Ada juga yang mengatakan pada 13 Rabiul Awal hari Senin tahun 11 Hijriah atau 8 Juni 632 M.

Perbedaan tanggal wafatnya Nabi Muhammad SAW antara lain sebagai berikut.

  • Menurut Muhammad Suleman Mansurpure tanggal 13 Rabiul Awal.
  • Menurut Mubarakpuri tanggal 12 Rabiul Awal.
  • Menurut Ibnu Hajar tanggal 2 Rabiul Awal.
  • Menurut Ibnu Jarir tanggal 1 Rabiul Awal.

Beberapa Kejadian Setelah Nabi Muhammad SAW Lahir
Setelah Nabi Muhammad SAW lahir ada banyak peristiwa bersejarah. Beberapa dari banyaknya peristiwa bersejarah itu akan dibahas di bawah ini.

Wahyu Pertama Diturunkan
Wahyu pertama yang diterima Nabi Muhammad SAW adalah saat usianya 40 tahun. Bersamaan dengan turunnya wahyu itu beliau diangkat menjadi nabi terakhir.

Saat itu Nabi Muhammad SAW ada di Gua Hiro untuk merenung karena memikirakan nasib para umat manusia pada masa itu. Ketika dia sedang di sana Malaikat Jibril datang menyapanya kemudian menyuruhnya untuk membaca satu ayat Al Quran.

Ayat yang pertama diturunkan kepadanya adalah Al Alaq. Setelah itu beliau pulang sambil gemetaran, langsung oleh Khadijah diselimuti tubuhnya agar dia tenang. Saat semuanya telah pulih Nabi Muhammad SAW menceritakan kejadian tersebut pada istrinya.

Saat itulah beliau mulai berdakwah namun masih dengan cara sembunyi-sembunyi. Kaum yang pertama diberikan dakwah olehnya adalah para kerabatnya. Tujuannya untuk menjauhkan mereka dari kecaman yang sangat hebat oleh para penduduk Mekkah yang saat itu masih menyembah berhala.

Orang pertama atau wanita pertama yang memercayai apa yang diucapkan oleh Nabi Muhammad SAW adalah istrinya, Khadijah. Sedangkan pria pertama yang beriman pada ajarannya adalah Ali bin Abi Talib. Dakwah tersebut terus berlangsung selama tiga tahun.

Wafatnya Abu Thalib dan Khadijah
Nabi Muhammad SAW sangat sedih akibat tingkah laku para manusia saat itu, apalagi kaum Quraisy. Alasannya adalah beliau tahu apa ganjaran yang akan diterima mereka karena tidak beriman. Belum kesedihan itu usai, ketika kenabiannya sudah terjadi selama 10 tahun, sang istri tercintanya wafat.

Istri yang selalu membantu Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan agama Islam sampai mengorbankan harta dan jiwanya untuk Islam. Juga istri yang tidak pernah lelah menghibur Nabi Muhammad SAW jika mengalami kesedihan pergi untuk selama-lamanya. Saat itu tidak ada lagi yang mendampinginya.

Pada tahun yang sama, pamannya Abu Thalib yang mengasuh Nabi Muhammad SAW sejak kecil juga harus meninggal dunia. Tentu saja kesedihan semakin bertambah dalam hatinya karena banyak kehilangan orang yang beliau cintai dan sayangi.

Setelah kematian Khadijah, Nabi Muhammad SAW menikah lagi dengan para wanita yang berstatus janda, kecuali satu orang. Istri Nabi Muhammad SAW sangat banyak, antara lain Aisyah binti Abu Bakar, Saudah binti Zam’ah, Maimunah binti Al-Harits, Zainab binti Zahsy, Ummu Habibah (Ramlah), Zainab binti Khuzaimah, dan beberapa lagi. Tiap pernikahan Nabi Nabi Muhammad SAW pasti ada hubungannya dengan dakwah serta ajaran Islam yang dibawanya.

Oh iya, saat beliau menikah dengan Aisyah mereka memiliki banyak anak antara lain Zainab, Qasim, Fatimah, Ummu Kultsum, Ruqayyah, Ibrahim dan Abdullah.

Mereka lahir dari rahim Khadijah kecuali Ibrahim. Namun semua anak laki-lakinya harus meninggal saat belum dewasa.

Itulah beberapa rangkuman mengenai peristiwa dari lahir hingga wafatnya Nabi Muhammad SAW. Sebenarnya ada banyak lagi peristiwa yang ada dalam sejarah Nabi Muhammad SAW, namun hanya itu saja yang dapat disampaikan.

Sungguh sosok beliau adalah sosok yang sangat dikagumi. Sudah sepantasnya sebagai umat Islam harus taat kepada ajarannya karena dia adalah utusan Allah dan orang yang paling benar karena mendapat perintah langsung dari Allah.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dan dapat membuat Anda dapat meneladani perjalanan hidupnya.
LihatTutupKomentar
Cancel